{"id":16888,"date":"2022-07-20T10:38:02","date_gmt":"2022-07-20T03:38:02","guid":{"rendered":"https:\/\/mitologiinspira.com\/?p=16888"},"modified":"2026-09-15T08:40:45","modified_gmt":"2026-09-15T01:40:45","slug":"mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/","title":{"rendered":"Mempersiapkan Karyawan Kembali ke Kantor Setelah WFH"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#Persiapan_Mengembalikan_Karyawan_Kembali_ke_Kantor_tanpa_Shock\" >Persiapan Mengembalikan Karyawan Kembali ke Kantor tanpa Shock<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#Apa_Yang_Disukai_dan_Tidak_Disukai_Karyawan_Saat_Bekerja_dari_Rumah\" >Apa Yang Disukai (dan Tidak Disukai) Karyawan Saat Bekerja dari Rumah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#Yang_Mereka_Sukai_dari_WFH\" >Yang Mereka Sukai dari WFH<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#Yang_Tidak_Mereka_Sukai_dari_WFH\" >Yang Tidak Mereka Sukai dari WFH<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#Praktek_Terbaik_untuk_Membawa_Karyawan_Kembali_ke_Kantor\" >Praktek Terbaik untuk Membawa Karyawan Kembali ke Kantor<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#1_Kembali_ke_Kantor_Secara_Bertahap\" >1. Kembali ke Kantor Secara Bertahap<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#2_Mulai_dengan_%E2%80%98Perayaan_Sosial\" >2. Mulai dengan &#8216;Perayaan&#8217; Sosial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#3_Sikap_Empati_dan_Toleransi\" >3. Sikap Empati dan Toleransi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#4_Samakan_Lagi_Tujuan_dan_Arah\" >4. Samakan Lagi Tujuan dan Arah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#5_Coaching_bisa_Membantu\" >5. Coaching bisa Membantu<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/mempersiapkan-karyawan-kembali-ke-kantor\/#Kebijakan_dan_Aktivitas_Kembali_Ke_Kantor_Pasca_Habit_WFH\" >Kebijakan dan Aktivitas Kembali Ke Kantor Pasca Habit WFH<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Persiapan_Mengembalikan_Karyawan_Kembali_ke_Kantor_tanpa_Shock\"><\/span>Persiapan Mengembalikan Karyawan Kembali ke Kantor tanpa Shock<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Pandemi sudah selesai. <em>Yahh &#8230; <\/em> paling tidak sudah &#8216;hampir&#8217; selesai. Namun bagaimanapun situasi pandemi saat Anda membaca ini, faktanya tetap sama, bahwa akan datang saatnya untuk membawa karyawan kembali ke kantor pasca WFH. Masalahnya, pandemi yang sudah berlangsung lebih dari 2 setengah tahun ini telah membangun kebiasaan dan kenyamanan baru diantara karyawan perusahaan. WFH tidak datang dan berlalu begitu saja, tapi meninggalkan pola pikir baru dalam bekerja dalam tim Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita tahu bahwa memakan waktu sekitar 66 hari hingga 254 hari untuk membangun sebuah kebiasaan baru. Kalau begitu, bagaimana menurut Anda dampak kebiasaan baru dalam era pandemi selama lebih dari 708 hari? Kebiasaan bekerja baru sudah sangat terbentuk dalam diri mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Kembali bekerja di kantor secara mendadak dapat memberikan efek <em>&#8216;shock mental&#8217; <\/em>atau paling tidak, perubahan yang membuat tim dan karyawan Anda merasa tidak nyaman dan mengganggu performanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam artikel ini, kita akan membahas, apa saja yang membuat karyawan menyenangi dan tidak menyenangi bekerja dari rumah atau kantor, dan apa yang bisa dilakukan Anda sebagai leader, HR, atau perusahaan untuk meminimalisir efek shock mental tersebut.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Yang_Disukai_dan_Tidak_Disukai_Karyawan_Saat_Bekerja_dari_Rumah\"><\/span>Apa Yang Disukai (dan Tidak Disukai) Karyawan Saat Bekerja dari Rumah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pertama, untuk lebih memahami apa yang akan membuat karyawan merasa lebih betah di rumah dan enggan untuk karyawan kembali ke kantor, kita harus memahami apa yang disukai dan tidak disukai karyawan saat bekerja dari rumah (WFH).<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Yang_Mereka_Sukai_dari_WFH\"><\/span>Yang Mereka Sukai dari WFH<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut riset yang dilakukan<a href=\"https:\/\/forbes.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> <em>Forbes<\/em><\/a>, keuntungan bekerja terbesar yang dirasakan oleh karyawan WFH adalah terhindar dari kemacetan saat berangkat ke kantor dan pulang ke rumah. Tahap persiapan, berangkat, dan melewati lalu lintas menuju kantor dianggap sebagai hal terberat karyawan, dibandingkan dengan bekerja langsung dari kamar, ruang tamu, atau bahkan dapur mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, sebagian besar karyawan menyukai kemampuan bekerja dengan santai diantara keluarganya, dan tidak kehilangan moment yang dianggap memberikan keseimbangan <em>life work balance.<\/em><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Yang_Tidak_Mereka_Sukai_dari_WFH\"><\/span>Yang Tidak Mereka Sukai dari WFH<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tapi ini tidak berarti bekerja di rumah lebih menguntungkan untuk mereka, karena ada beberapa hal yang membuat karyawan justru ingin kembali ke kantor dan meninggalkan rumah mereka. Salah satu yang paling menonjol adalah faktor sosial, <em>sense of community<\/em>, dan interaksi antara karyawan satu dan lainnya. Faktor isolasi yang dialami mereka selama pandemi membuat banyak karyawan Anda merindukan interaksi sosial di kantor, dan aktifitas fisik yang dilakukan secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Khususnya untuk tim dan karyawan yang ekstrovert, mereka sebenarnya memiliki keinginan untuk kembali ke kantor untuk bekerja aktif, langsung secara fisik, dan berinteraksi dengan orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan faktor inilah yang bisa menjadi salah satu kunci transisi dalam membawa karyawan kembali ke kantor Anda, tanpa shock dan mengurangi performa.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Praktek_Terbaik_untuk_Membawa_Karyawan_Kembali_ke_Kantor\"><\/span>Praktek Terbaik untuk Membawa Karyawan Kembali ke Kantor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Karyawan yang telah membangun habit WFH selama dua tahun perlu kembali ke kantor dengan mental yang siap dan performa kinerja yang sama, dan sesuai dengan yang diharapkan. Karena itu, idealnya kembalinya karyawan ke kantor melalui suatu tahap transisi yang dimaksudkan untuk mempersiapkan mental mereka, lebih daripada fisik mereka.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kembali_ke_Kantor_Secara_Bertahap\"><\/span>1. Kembali ke Kantor Secara Bertahap<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Transisi kebijakan dari WFH ke WFO perlu dilakukan secara bertahap. Kembalinya karyawan ke kantor bukan sekedar perubahan lokasi dan posisi fisik si karyawan, tapi lebih pada transisi mental dan kesiapan mentalnya. <strong><a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/employee-mental-health-resilience-training\/\" title=\"Mental Health and Resilience Training Program\">Kesiapan mental<\/a><\/strong> ini perlu dibangun secara bertahap, walau tidak perlu memakan waktu yang terlalu lama. Contoh saja, Anda bisa memberikan keleluasaan jam kerja di minggu pertama, atau waktu kantor yang lebih singkat di beberapa hari pertama, atau jam kantor lebih siang untuk membantunya kembali ke kebiasaan <em>commuting<\/em> di minggu pertama, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mulai_dengan_%E2%80%98Perayaan_Sosial\"><\/span>2. Mulai dengan &#8216;Perayaan&#8217; Sosial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kembalinya karyawan ke kantor perlu dimulai dengan apa yang paling mereka rindukan, yaitu hubungan sosial dan interaksi yang dekat dengan rekan kerja dan teman- teman tim mereka. Ini perlu diangkat lebih jelas dengan adanya semacam &#8216;celebration&#8217;. Baik dalam bentuk sesi ramah tamah sore, <em>sesi training, sesi outbound<\/em>, atau kompetisi persahabatan kecil- kecilan dalam dan sesama anggota tim.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Sikap_Empati_dan_Toleransi\"><\/span>3. Sikap Empati dan Toleransi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk membantu mencegah shock dan stress karena perubahan dan tuntutan mendadak, jajaran leadership perlu membangun nilai- nilai <strong><a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/authentic-leadership-dan-mbti\/\" title=\"Authentic Leadership\"><em>Authentic Leadership<\/em> <\/a><\/strong>pada karyawan dan timnya, seperti <em>empati dan toleransi<\/em>, khususnya pada masa- masa awal karyawan kembali ke kantor. Butuh waktu untuk mental dan mindset karyawan untuk langsung tancap gas seperti sebelumnya, pahami ini, jadilah <em>Authentic Leader<\/em>, dan beri mereka pemahaman dan toleransi untuk beberapa saat, bila ada sikap mereka yang muncul akibat penyesuaian diri.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Samakan_Lagi_Tujuan_dan_Arah\"><\/span>4. Samakan Lagi Tujuan dan Arah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ingat moment &#8216;perayaan sosial&#8217; yang saya bahas sebelumnya? Gunakan moment itu untuk kembali menyamakan visi, tujuan perusahaan, dan arah bersama yang ingin dituju, diraih, dan dicapai oleh para anggota tim, dengan mulainya karyawan kembali ke kantor Anda ini. Perjelas dan selaraskan kembali tujuan dan visi untuk memberi mereka semangat juang baru dan kembali menata mindset yang sama.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Coaching_bisa_Membantu\"><\/span>5. Coaching bisa Membantu<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk beberapa individu dalam tim Anda yang dirasa perlu pendekatan khusus, misalnya adanya salah satu karyawan atau anggota tim yang terlihat lebih memiliki masalah pribadi, atau lebih sulit untuk menyesuakian diri kembali ke pola kerja WFO, Anda mungkin bisa mengadakan sesi coaching informal yang bisa membantu mereka secara pribadi. Lakukan pendekatan personal pada individu yang membutuhkan, dengan menggunakan metoda coaching yang akan menyiapkan mental mereka tanpa menghakimi.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kebijakan_dan_Aktivitas_Kembali_Ke_Kantor_Pasca_Habit_WFH\"><\/span>Kebijakan dan Aktivitas Kembali Ke Kantor Pasca Habit WFH<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Akhirnya, yang bisa disimpulkan adalah bahwa kembalinya karyawan ke kantor secara WFO pasca kebiasaan bekerja dari rumah (WFH), adalah hal yang bisa dilakukan dengan mulus tanpa adanya shock mental dalam diiri karyawan, bila dilakukan dengan mindset dan proses transisi yang benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses transisi WFH ke WFO perlu dilakukan dengan mulus, karena transisi ini bukan sekedar mengenai memindahkan lokasi kerja fisik, tapi memindahkan lokasi kerja secara mental, dan akan menguji resiliensi dan kekuatan mental mereka dalam mengahdapi perubahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga transisi pasca WFH di organisasi atau perusahaan Anda berjalan mulus, dengan karyawan yang perform baik dan termotivasi, di masa transisi kembalinya karyawan ke kantor dan bekerja kembali di belakang meja mereka.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:26px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Kami di Mitologi Inspira selalu siap membantu Anda dalam melakukan ini, dengan menyediakan pelatihan karyawan, sesi coaching, hingga aktivitas positif untuk karyawan Anda dalam proses transisi mereka kembali ke kantor. <a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/hubungi-kami\/\" title=\"Hubungi kami\">Hubungi kami<\/a> sekarang juga untuk berdiskusi mengenai kebutuhan ini!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persiapan Mengembalikan Karyawan Kembali ke Kantor tanpa Shock Pandemi sudah selesai. Yahh &#8230; paling tidak sudah &#8216;hampir&#8217; selesai. Namun bagaimanapun situasi pandemi saat Anda membaca ini, faktanya tetap sama, bahwa akan datang saatnya untuk membawa karyawan kembali ke kantor pasca WFH. Masalahnya, pandemi yang sudah berlangsung lebih dari 2 setengah tahun ini telah membangun kebiasaan&hellip;<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":23587,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[94,92,63,52],"tags":[83,49,47,51,57,109,122],"class_list":["post-16888","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis-dan-manajemen","category-human-resources","category-leadership","category-motivation","tag-hrd","tag-karyawan","tag-motivasi","tag-perusahaan","tag-training","tag-wfh","tag-wfo","category-94","category-92","category-63","category-52","description-off"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16888"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16888\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23588,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16888\/revisions\/23588"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23587"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}