{"id":16335,"date":"2020-01-29T09:30:00","date_gmt":"2020-01-29T02:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mitologiinspira.com\/?p=16335"},"modified":"2026-09-15T08:41:37","modified_gmt":"2026-09-15T01:41:37","slug":"merancang-program-pelatihan-internal-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/merancang-program-pelatihan-internal-perusahaan\/","title":{"rendered":"Merancang Program Pelatihan Internal Perusahaan"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_87_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/merancang-program-pelatihan-internal-perusahaan\/#Tahap-_Tahap_Merancang_Program_Training_Karyawan\" >Tahap- Tahap Merancang Program Training Karyawan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/merancang-program-pelatihan-internal-perusahaan\/#7_Tahap_Merancang_Program_Pelatihan_dan_Training\" >7 Tahap Merancang Program Pelatihan dan Training<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahap-_Tahap_Merancang_Program_Training_Karyawan\"><\/span>Tahap- Tahap Merancang Program Training Karyawan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Merancang program pelatihan adalah salah satu tanggung jawab terpenting tim <em>HR<\/em>, atau bahkan manager dalam perusahaan atau organisasi manapun. Setiap pelamar kerja, tim, dan karyawan harus selalu memiliki kompetensi yang dibutuhkan sesuai <em>job role<\/em> masing- masing, agar dapat mencapai target yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat level kompetensi karyawan tidak sesuai harapan, dan target organisasi tidak tercapai, maka solusi untuk menjembatani <em>gap<\/em> ini adalah dengan mengadakan pelatihan peningkatan kompetensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah program pelatihan harus dirancang dengan sempurna sesuai dengan empat hal:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Kebutuhan dan <em>gap<\/em> yang ada dalam organisasi. <\/li><li>Tujuan jelas dari diadakannya pelatihan dimaksud.<\/li><li>Pilihan kompetensi dan level <em>expertise<\/em> dari kompetensi itu.<\/li><li>Target peserta dan karyawan yang akan menerima pelatihan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Dan untuk inilah, merancang program pelatihan untuk karyawan harus dieksekusi dengan sempurna.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:34px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Tahap_Merancang_Program_Pelatihan_dan_Training\"><\/span><strong>7 Tahap Merancang Program Pelatihan dan Training<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Baik program pelatihan dan program training yang Anda buat akan seluruhnya menjadi program <em>internal<\/em> yang diadakan di kantor oleh tim Anda sendiri, ataupun melibatkan tenaga atau pihak luar seperti <em>associate trainer<\/em>, <em>training provider<\/em>, ataupun <em>EO<\/em>, merancang program pelatihan yang baik tidak luput dari setidaknya 7 tahap penting ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Coba perhatikan ke tujuh hal ini, dan apakah Anda atau tim Anda sudah melakukannya saat merancang program training di organisasi Anda, atau masihkah ada satu atau dua hal yang luput dari proses Anda.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tahap 1 &#8211; Lakukan Training Needs Analysis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Anda mungkin tidak percaya, tapi banyak lho orang yang melakukan dan merancang sebuah program training hanya dengan <em>feeling<\/em> dan dengan alasan &#8216;ingin&#8217; semata, atau sekedar meniru modul online hasil &#8216;<em>googling<\/em>&#8216; populer. Jangankan membuat <em>TNA<\/em>, kebanyakan dari mereka bahkan tidak membuat sebuah program yang tepat untuk kebutuhan organisasi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami memandang setiap organisasi sebagai sebuah organisme hidup, yang unik, punya kebutuhan sendiri, dan budaya sendiri. Dan karena itu, sebuah proses <em><a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/memahami-training-needs-analysis\/\">Training Needs Analysis (TNA)<\/a> <\/em>yang tepat adalah esensial dan krusial dalam membuat dan merancang program training.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil sebuah <em>TNA<\/em> harus menjadi basis program training internal Anda, dan memastikan program yang Anda rancang adalah program yang akan menjawab kebutuhan karyawan dan kebutuhan organisasi. Jangan merancang program pelatihan sebelum Anda tahu hal- hal seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Apa tujuan yang ingin dicapai?<\/li><li>Bagaimana pelatihan dapat membantu tujuan itu?<\/li><li>Apa jenis pelatihan untuk mencapai tujuan itu?<\/li><li>Apa kompetensi\/ <em>KSA<\/em> yang dibutuhkan?<\/li><li>Siapa yang akan menerima program ini?<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pelajari bagaimana melakukan sebuah <em>Training Needs Analysis<\/em> yang baik <a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/memahami-training-needs-analysis\/\">here.<\/a><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tahap 2 &#8211; Menerapkan Pemahaman Adult Learning dalam Pelatihan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mengajar anak- anak dan mengajar orang dewasa memiliki prinsip yang sangat berbeda. <em>Pedagogy<\/em> yang digunakan dalam membantu anak- anak belajar  dan <em><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Andragogy\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"Andragogy (opens in a new tab)\">Andragogy<\/a><\/em> yang digunakan untuk orang dewasa memperlakukan kedua jenis &#8216;murid&#8217; ini dalam gaya belajar berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Program pelatihan yang mengabaikan hal ini, dan luput menerapkan pemahaman <em>adult learning<\/em> seringkali jadi terlalu bersifat &#8216;<em>lectury&#8217;<\/em>, terlalu mendikte, membosankan, atau bahkan bisa membuat trainernya jadi terkesan &#8216;sotoy&#8217; atau sok tahu. Saat merancang program pelatihan perusahaan, Anda berurusan langsung dengan pelajar dewasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan untuk pelajar dewasa (peserta training Anda), ada beberapa prinsip <em>adult learning<\/em> yang harus Anda camkan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>6 Prinsip Adult Learners<\/strong> adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Involved<\/strong>, ingin secara aktif terlibat dalam proses, dan belajar hal yang melibatkan diri mereka.<\/li><li><strong>Experienced<\/strong>, mereka ingin dapat menghubungkan apa yang sedang mereka pelajari dengan pengalaman mereka.<\/li><li><strong>Orientated<\/strong>, dapat memahami bagaimana yang mereka pelajari membantu tujuan mereka.<\/li><li><strong>Practical, <\/strong>memahami bagaimana hal ini dapat dipraktekkan secara langsung dalam aktivitas.<\/li><li><strong>Interested<\/strong>, tertarik pada apa yang mereka pelajari.<\/li><li><strong>Respected<\/strong>, sebagai orang dewasa, mereka ingin dihargai dan opini serta pengalaman mereka diakui.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Dalam merancang program pelatihan perusahaan, pastikan Anda mempertimbangkan prinsip- prinsip ini.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tahap Tiga<\/strong> \u2013 <strong>Menentukan Tujuan Pelatihan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang setelah Anda mengenal situasi organisasi lewat <em>TNA<\/em> dan membuat catatan sisi tentang prinsip <em>adult learning<\/em>, saatnya Anda menentukan tujuan yang ingin dicapai dari program pelatihan serta program training Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan pelatihan adalah daftar <em>checklist<\/em> yang harus dapat dilakukan oleh peserta pelatihan dan training Anda setelah program training Anda selesai.  Tujuan pelatihan yang Anda tentukan haruslah terukur dan kuantitatif, artinya dapat diukur dan dibandingkan dengan kondisi atau situasi awal sebelum diadakannya pelatihan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Ada beberapa cara untuk melakukan ini, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Membandingkan KSA (<em>Knowledge, Skill, Attitude<\/em>) yang ingin dilatih, dengan mengukur level <em>pra training<\/em> And <em>post training.<\/em><\/li><li>Memberikan metriks yang terukur untuk setiap <em>KSA, <\/em>dan level yang ingin dicapai.<\/li><li>Menggunakan SMART <em>goal<\/em>, dalam membuat pernyataan tujuan training\/ pelatihan.<\/li><li>Menggunakan <em>ABCD Learning Objective<\/em> dalam membuat dan menentukan tujuan.<\/li><li>Memakai <em>5W 1H<\/em>, yang diiringi elemen kuantitatif.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:32px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Tahap ini juga akan berguna nantinya saat Anda melakukan evaluasi program pelatihan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:34px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tahap 4 &#8211; Merancang Modul Pelatihan (Materi Training)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hanya di tahap keempatlah baru Anda bisa duduk cantik di depan komputer, di depan meja kerja bersama tim <em>HR<\/em> bersenjatakan laporan <em>TNA<\/em> di tangan, untuk merancang program pelatihan Anda. Inilah saatnya &#8216;memasak&#8217; dan berkarya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak ada satu cara yang &#8216;harus&#8217; atau &#8216;wajib&#8217; dilakukan dalam merancang modul dan isi program pelatihan. Setiap trainer, coach, spesialis HRD, hingga manager, memiliki gaya dan kecenderungan berbeda dalam merancang modul saat merancang program <a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/in-house-training\/\">pelatihan internal<\/a>. Karena itulah kami menyebutnya &#8216;memasak&#8217; dan berkarya, karena apapun yang Anda rancang disini tergantung pada pengetahuan dan kreativitas Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merancang modul pelatihan untuk training internal karyawan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pilih modul program yang sesuai dengan tujuan pelatihan.<\/li><li>Perhatikan urutan modul untuk menentukan <em>flow<\/em> training yang ideal.<\/li><li>Perhatikan aktivitas, praktek, simulasi, dan <em>energizer<\/em> yang akan Anda gunakan.<\/li><li>Pertimbangkan durasi pelatihan dan training.<\/li><li>Pertimbangkan pilihan<a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/trainers\/\"> <em>trainer<\/em><\/a><em>, coach,<\/em> And <em><a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/training-provider\/\">training provider<\/a><\/em> yang akan Anda ajak kerjasama.<\/li><li>Pertimbangkan metodologi.<\/li><li>Tentukan tempat dan ruangan program pelatihan.<\/li><li>Rancang handout, flipchart, dan powerpoint yang sederhana tapi ampuh.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:32px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Anda dapat menggunakan excel untuk merancang <em>flow <\/em>And <em>rundown<\/em> program training Anda, ataupun program dokumen lain favorit Anda.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"850\" height=\"360\" src=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Tahap-Merancang-Program-dan-Melaksanakan-Pelatihan-Internal-Organisasi.jpg\" alt=\"Merancang program pelatihan, merancang program training, bagaimana proses membuat modul pelatihan untuk karyawan di organisasi dan perusahaan\" class=\"wp-image-16345\" srcset=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Tahap-Merancang-Program-dan-Melaksanakan-Pelatihan-Internal-Organisasi.jpg 850w, https:\/\/mitologiinspira.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Tahap-Merancang-Program-dan-Melaksanakan-Pelatihan-Internal-Organisasi-300x127.jpg 300w, https:\/\/mitologiinspira.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Tahap-Merancang-Program-dan-Melaksanakan-Pelatihan-Internal-Organisasi-768x325.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 850px) 100vw, 850px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tahap 5 &#8211; Melaksanakan Training di Hari &#8216;H&#8217;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saatnya telah tiba untuk pelaksanaan training Anda di hari yang ditentukan. Ibaratnya sebuah proses menyajikan makanan di rumah makan, ini saatnya para tamu datang berhamburan ke restoran Anda untuk mencicipi makanan yang telah Anda masak selama ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya acara tidak berantakan, satu hal yang &#8211; walau sebenarnya sangat jelas &#8211; tapi tidak boleh Anda lupakan, adalah memastikan bahwa semua peserta yang terdaftar untuk pelatihan ini akan hadir di hari training di adakan, dan hadir tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua hal yang Anda butuhkan harus Anda siapkan SEBELUM hari ini, dari <em>handout<\/em>, <em>sound system, flip chart,<\/em> spidol, kertas cadangan, bangku dengan tata letak yang sudah ditentukan sebelumnya, konsumsi, hingga dokumen- dokumen tambahan dan lembar fisik ataupun digital <em>pre- test dan post test<\/em>. Bila Anda menggunakan <em>prop<\/em> untuk aktivitas, pastikan semua <em>prop<\/em> sudah ada sebelum acara, dan dalam kondisi baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Bila Anda menggunakan <em>LMS<\/em> atau sistem gamifikasi seperti <em>Kahoot!<\/em>, pastikan Anda sudah mencobanya dan semua berjalan baik. Anda tidak ingin terlihat celingukan karena ada sistem yang tidak berjalan sesuai rencana.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim <em>trainer<\/em> harus ada di lokasi 1- 2 jam sebelum pendaftaran peserta, dan semua harus dalam kondisi sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p>Tarik napas, dan <em>GO! <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tahap selanjutnya adalah &#8230;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<div style=\"height:34px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tahap 6 &#8211; Evaluasi Pelatihan Secara Menyeluruh<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Merancang program pelatihan bukan selesai begitu saja setelah hari &#8216;H&#8217;. Merancang program training internal untuk karyawan masih berlanjut, bahkan bisa sampai beberapa bulan setelah training perusahaan selesai.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena selesai hari &#8216;H&#8217;, saatnya tiba untuk melakukan evaluasi training atau evaluasi program pelatihan, untuk mengukur keberhasilannya, efektifitasnya, dan efisiensinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat metriks yang Anda pakai saat menentukan tujuan pelatihan perusahaan di tahap 3? Inilah saatnya mengeluarkan metriks itu, dan melakukan evaluasi pada para peserta.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Evaluasi pelatihan mengukur keberhasilan program pelatihan (program training) dengan membandingkan situasi SEBELUM dan SETELAH pelatihan, dalam peningkatan\/ perubahan <em>KSA<\/em> yang terukur, menuju tujuan pelatihan dan  organisasi. <\/p><cite>Dedy Dahlan<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Yang perlu diperhatikan dalam evaluasi ada empat hal.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Reaksi karyawan atau peserta pelatihan.<\/li><li>Hal yang dipelajari oleh karyawan atau peserta pelatihan.<\/li><li>Sikap, sifat, dan aktivitas karyawan atau peserta setelah pelatihan.<\/li><li>Efek terukur pelatihan terhadap nilai bisnis atau benefit organisasi.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Salah satu metoda evaluasi yang paling ideal digunakan, karena hasilnya yang menyeluruh dan kesederhanaan konsepnya adalah <strong><em>Kirpatrick Four Levels of Evaluation<\/em><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Tahap 7 &#8211; Lakukan Lagi, Ulangi, dan Kembangkan Secara Konsisten<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Satu hal yang perlu diingat, merancang program pelatihan tidak sama dengan membuat obat mujarab nan ajaib yang bisa mengubah total karyawan dalam satu kali pelaksanaan. Karena sebuah proses pengembangan manusia, baik dalam metoda pelatihan, <em>coaching<\/em>, ataupun mentoring membutuhkan konsistensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Training dipastikan AKAN memberikan efek positif pada perusahaan, organisasi, dan karyawan. <\/p>\n\n\n\n<p>Tapi training tidak bisa menyelesaikan semua masalah dalam 1 sesi.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah selesai merancang program pelatihan untuk pelatihan internal organisasi sampai ke tahap evaluasinya, tugas berikutnya adalah kembali merancang program training berikutnya, untuk terus mengembangkan tim, karyawan, dan organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Program pelatihan harus dilakukan dengan konsisten dan efektif. Gunakan pemahaman baru Anda dari <em>TNA <\/em>di pelatihan sebelumnya, dan dari hasil evaluasi pelatihan Anda menuju perancangan training berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:33px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menyukseskan Program Training Perusahaan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Merancang program training untuk internal adalah seni, yang melibatkan orang, data, dan benefit untuk organisasi. Banyak elemen yang harus diperhatikan dalam merancang program pelatihan internal untuk karyawan, dari analisis kebutuhan, memilih modul, memilih trainer yang tepat, hingga mengevaluasi hasilnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah program pelatihan juga perlu mempertimbangkan <em>ROI (Return of Investment)<\/em> sebuah program pelatihan, bahkan sejak perencanaan awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami di <em><a href=\"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/hubungi-kami\/\">Inspira Mythology<\/a><\/em> membantu Anda dalam menyukseskan program training internal perusahaan Anda, dari mendukung tahap- tahap rancangan, mengajarkan tahapan ini untuk tim <em>HR<\/em> Anda, memberikan training <em>ToT (Training of Trainers)<\/em>, hingga mendukung program organisasi Anda dengan memberikan trainer praktisi profesional terbaik untuk program Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Saatnya merancang program pelatihan internal ideal, dan bila Anda mengikuti ke tujuh tahap diatas, kami yakin <em>ROI<\/em> program pelatihan Anda akan mencapai hasil yang tinggi!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahap- Tahap Merancang Program Training Karyawan Merancang program pelatihan adalah salah satu tanggung jawab terpenting tim HR, atau bahkan manager dalam perusahaan atau organisasi manapun. Setiap pelamar kerja, tim, dan karyawan harus selalu memiliki kompetensi yang dibutuhkan sesuai job role masing- masing, agar dapat mencapai target yang telah ditentukan. Saat level kompetensi karyawan tidak sesuai&hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":23617,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[81],"tags":[83,65,82,84,57],"class_list":["post-16335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-training","tag-hrd","tag-leadership","tag-modul","tag-pelatihan","tag-training","category-81","description-off"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16335"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23523,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16335\/revisions\/23523"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mitologiinspira.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}